Kamis, 14 Februari 2013

Kancil dan Buaya (Lia Muflihah 7a)

Pada suatu hari sang kancil sedang jalan-jalan, tiba-tiba perutnya merasa lapar lantas dia mengelilingi hutan mencari makanan untuk mengganjal perutnya, makanan yang dia cari belum ditemukan juga, kemudian sang kancil berjalan kembali hingga dia menemukan sebuah sungai yang lumayan lebar, dia hendak menyebrangi sungai tersebut, tapi dia harus berpikir beberapa kali untuk mencari akal agar dia bisa menyebrani sungai tersebut selamat sampai di tepi, karena di sungai tersebut banyak buaya yang kelaparan. Setelah beberapa menit berpikir kemudian sang kancil tersenyum dan langsung menyebrangi sungai tersebut, tiba-tiba kaki sang kancil ada yang menggigit dari dalam sungai, sang kancil tidak heran karena dia sudah menduganya, sang buaya girang sambil menggigit kaki sang kancil dia berkata" ikhlasakan saja takdirmu memang untuk makan siang saya" sang kancil dengan nada tenang lalu menjawab "heheheee kamu jangan serakah, bukannya yang tinggal di sini banyak, semua keluargamu harus kebagian daging saya dengan seadil-adilnya, nah sekarang panggil semua penghuni sungai ini, kemudian bariskan dari sisi sebelah sini sampai tepi sana, saya akan membagikan daging saya, saya akan absen satu persatu biar adil, bagaimana dengan usulan saya bisa diterima?" kata sang kancil dengan nada tenang, kemudian sang buaya berpikir sejenak, dan kemudian mengangguk tanda setuju, sang buaya langsung memanggil teman-temannya, seperti yang dipinta oleh sang kancil buaya-buaya kelaparan tersebut berbaris dari sisi sampai tepi, kemudian sang kancil naik ke punggung buaya paling sisi sambil menginjak kepalanya dia berkata "kamu kebadian paha saya yang kanan" kemudian pindah kebuaya yang kedua sambil berkata "kamu paha saya yang kiri" begitulah seterusnya sampailah pada buaya yang paling tepi sang kancil langsung melompat masuk kehutan sambil tertawa terbahak-bahak dan berkata "dasar buaya bodoh, hahahahaaaaaaaaaaa"

Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Dengan mengucapkan بسم ا لله ا لرحمن ا لر حيم marilah kita belajar dengan ikhlas!